Minggu, 22 Mei 2011

RPP PAI KELAS VII SEMESTER 1 SK 6 MEMAHAMI TATA CARA SHALAT pert ke 9 (RPP biasa)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                       : SMPN ....BANDUNG
Mata pelajaran             : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester            : VII/ I
Alokasi waktu             : 2 x 40 menit  (1 kali pertemuan )
Standar Kompetensi   : 6.   Memahami Tata Cara salat
Kompetensi Dasar     : 6.1. Menjelaskan ketentuan-ketentuan salat wajib
                                     6.2. Mempraktikan shalat wajib
Indikator                      :       
6.1.1. Menjelaskan pengertian salat
6.1.2. Menyebutkan dasar perintah salat (dalil naqli)
6.1.3. Menyebutkan syarat wajib salat
6.1.4. Menyebutkan syarat sah salat
6.1.5. Menyebutkan rukun salat
6.1.6. Menyebutkan sunah-sunah dalam salat
6.1.7. Menyebutkan hal-hal yang membatalkan salat
6.2.1. Menyebutkan cara melaksanakan salat
6.2.2. Memperagakan tata cara salat
6.2.3. Menyebutkan hikmah salat wajib

I. Tujuan pembelajaran
  1. Siswa dapat menjelaskan pengertian salat.
  2. Siswa dapat menyebutkan dalil naqli atau dasar perintah salat.
  3. Siswa dapat menyebutkan syarat wajib, syarat sah, rukun, sunah, dan hal-hal yang membatalkan salat.
  4. Siswa dapat menyebutkan cara melaksanakan salat.
  5. Siswa dapat memperagakan tata cara salat.

II. Materi Pembelajaran
PENGERTIAN SALAT
Salat menurut bahasa berarti doa, sedangkan menurut istilah salat adalah ibadah berupa tindakan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dengan memenuhi syarat dan rukun yang ditentuakn dengan tujuan pasrah dan mencari ridha Allah SWT.
DASAR HUKUM (DALIL) PERINTAH SALAT
Salah satu ayat al-Quran yang menjadi dasar wajibnya salat adalah :
(#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qè?#uäur no4qx.¨9$# (#qãèÏÛr&ur tAqߧ9$# öNà6¯=yès9 tbqçHxqöè? ÇÎÏÈ
“Dan Dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (Q.S An-Nur 24 : 56)

SYARAT WAJIB SALAT
Syarat wajib salat adalah syarat-syarat atau hal-hal yang menjadikan seseorang diwajibkan mengerjakan salat. Diantaranya :
1.      Islam
2.      Baligh (dewasa)
3.      Suci dari hadas dan najis
4.      Berakal
5.      Dakwah telah sampai
6.      Melihat atau mendengar, orang yang buta dan tuli sejak lahir tidak dituntut dengan hokum karena tidak ada jalan baginya untuk belajar hokum-hukum islam.
7.      Jaga (orang yang tidur tidak wajib salat, begitu juga orang yang lupa)

SYARAT SAH SHALAT
Syarat adalah sesuatu yang harus dipenuhi sebelum melakukan sesuatu pekerjaa. Dengan demikian, yang dimaksud dengan syarat sah salat adalah sesuatu yang harus dipenuhi sebelum melakukan salat sehingga salat dihukumi sah.
Syarat-syarat sah salat sebagai berikut :
1.      Suci dari hadas besar dan kecil
2.      Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis
3.      Menutup aurat (aurat ditutup dengan sesuatu yang menghalangi terlihatnya warna kulit. Aurat laki-laki antara pusar dan lutut. Aurat perempuan seluruh badannya, kecuali muka dan telapak tangan)
4.      Mengetahui masuknya waktu salat
5.      Menghadap ke kiblat (Ka’bah)

RUKUN SALAT
Rukun salat adalah sesuatu yang harus dikerjakan pada saat melakukan salat. Rukun salat sebagai berikut :
1.      Niat
2.      Berdiri bagi yang mampu
3.      Takbirarul-ihram (dengan membaca Allaahu Akbar)
Ketiga rukun diatas dikerjakan dalam satu pekerjaan
4.      Membaca surah Al-Fatihah
5.      Rukuk disertai tuma’ninah (diam sebentar)
6.      I’tidal disertai tuma’ninah  
7.      Sujud dua kali disertai tuma’ninah
8.      Duduk diantara dua sujud disertai dengan tuma’ninah
9.      Duduk akhir
10.  Membaca tasyahud akhir
11.  Membaca salawat atas Nabi Muhammad SAW
12.  Mengucapkan salam yang pertama (menoleh ke kanan)
13.  Menertibkan rukun

SUNAH-SUNAH DALAM SALAT
Sunah adalah sesuatu yang lebih utama dilakukan, tetapi tidak sampai membatalkan atau menyebabkan salat itu tidak sah bila ditinggalkan. Adapun yang termasuk dalam sunah-sunah salat adalah :
1.      Mengangkat kedua tangan ketika takbiratuk-ihram. Tangan sampai setentang tinggi ujung jari dan telapak tangan setinggi bahu, keduanya dihadapkan ke kiblat.
2.      Mengangkat kedua tangan ketika akan rukuk, ketika berdiri dari rukuk dan saat berdiri dari tasyahud awal.
3.      Meletakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dan keduanya diletakkan dibawah dada.
4.      Melihat kea rah tempat sujud, kecuali saat membaca syahadat taubat.
5.      Membaca doa iftitah sesudah takbiratul-ihram dan sebelum membaca surah al-Fatihah.
6.      Membaca ta’awwuz sebelum membaca basmallah.
7.      Diam sebentar sebelum membaca surah al-Fatihah dan sesudahnya.
8.      Membaca Aamin setelah membaca surah al-Fatihah.
9.      Membaca surah atau ayat al-Quran sesudah membaca surah al-Fatihah bagi imam maupun salat sendirian.
10.  Makmum mendengarkan bacaan imam.
11.  Mengeraskan bacaan surah al-Fatihah dan bacaan ayat-ayat al-Quran pada rakaat pertama dan kedua salat magrib, isya, dan subuh.
12.  Membaca takbir ketika turun naik (takbir intiqaal), kecuali saat I’tidal.
13.  Membaca “Samialllahu liman hamidah” saat bangkit dari ruku.
14.  Membaca “Rabbana walakal hamdu” ketika I’tidal.
15.  Meletakkan telapak tangan diatas lutut ketika ruku.
16.  Membaca tasbih tiga kali ketika ruku.
17.  Membaca tasbih tiga kali ketika sujud.
18.  Membaca doa ketika duduk antara dua sujud.
19.  Duudk iftiraasy (bersimpuh) pada saat rakaat 1 dan 3 selesai.
20.  Duduk tawarruk (duduk pada tahiyat akhir).
21.  Duduk istirahat (sebentar) sesudah sujud kedua sebelum berdiri.
22.  Bertelekan ke tanah ketika hendak berdiri dari sujud.
23.  Memberi salam yang kedua (menoleh ke kiri).
24.  Saat memberi salam hendaklah diniatkan memberi salam kepada yang di sebelah kanan dan kirinya. Apabila menjadi imam diniatkan memberi salam kepada makmum dan makmum menjawab salam imam.

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN SALAT
Salat menjadi batal jika melakukan salah satu dari hal-hal berikut :
  • Meninggalkan salah satu rukun atau memutuskan rukun sebelum sempurna dengan sengaja.
  • Meninggalkan salah satu syarat salat
  • Berbicara dengan sengaja di luar bacaan salat
  • Bergerak lebih dari tiga kali (selain gerakan salat)
  • Makan dan minum
  • Berubah niat

CARA MELAKSANAKAN SALAT
1.      Berdiri dengan sempurna menghadap kiblat, jika mampu (tidak dalam kondisi sakit).
2.      Takbiratul-ihram dengan membaca Allaahu Akbar sambil membaca niat.
3.      Tangan bersedekap. Telapak tangan kiri diletakkan diatas pusat, sedangkan telapak tangan kanan diletakkan diatas pergelangan tangan kiri.
4.      Dalam keadaan bersedekap (seperti no 3) membaca doa iftitah, surah al-Fatihah dan surah atau yat-ayat al-Quran.
5.      Ruku sambil membaca doa ruku (tasbih).
6.      I’tidal dan membaca doa I’tidal.
7.      Sujud sambil membaca doa sujud.
8.      Duduk diantara dua sujud dan membaca doanya.
9.      Sujud yang kedua sambil membaca doa.
10.  Berdiri melakukan rakaat kedua. (demikian seterusnya sesuai jumlah rakaat salat yang diniatkan).
11.  Duduk akhir dan membaca doa tasyahud akhir.
12.  Membaca salam pertama dengan menoleh ke kanan.
13.  Membaca salam pertama dengan menoleh ke kiri.

HIKMAH SALAT WAJIB
  • Dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
  • Dapat menjadi obat bagi gangguan jiwa.
  • Melatih pembinaan disiplin pribadi.

III. Metode pembelajaran
1.                              Resitasi
2.                              Tanya Jawab
3.                              Ceramah
4.                              Peragaan

IV. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
  1. Kegiatan Pendahuluan
a.       Pemberian motivasi, dengan mempelajari ketentuan-ketentuan salat wajib ini maka akan menambah pemahaman kita dan menjadikan salat kita menjadi lebih khusyu’.
b.      Apersepsi, guru mengulas sedikit tentang tukun islam dimana salat merupakan rukun islam yang kedua.
c.       Pretes, guru menugaskan salah seorang siswa tentang waktu-waktu salat fardhu (Shubuh, dzuhur, ashar, magrib, isya).
  1. Kegiatan inti
a.       Siswa ditugaskan  menyimak materi tentang ketentuan-ketentuan slat fardu pada hal 76-91.
b.      Siswa ditugaskan membaca ayat yang berkaitan dasar perintah salat.
c.       Guru bertanya pada siswa tentang syarat wajib, rukun, dan sunah-sunah dalam salat.
d.      Guru merevisi jawaban siswa yang kurang tepat tentang wajib, rukun, dan sunah-sunah dalam salat.
e.       Guru menunjuk slah satu siswa untuk memperagakan tata cara salat.
  1. Kegiatan penutup
a.       Guru menyimpulkan materi tentang ketentuan-ketentuan salat fardhu.
b.      Penilaian
c.       Guru memberi tugas kepada siswa merangkum materi tentang ketentuan-ketentuan salat.

V. Alat / sumber belajar
  1. Al-Quran dan Terjemah
  2. Buku paket PAI kelas VII Tim Abdi Guru, Erlangga, hal 53-60.

VI. Penilaian
  1. Jenis                            : Tes tulisan
  2. Bentuk                        : Pilihan ganda
  3. Teknik Pelaksanaan     : Post test
  4. Item tes atau alat penilaian (Naskah soal dan indikator)

No
Indikator
Item Soal
1.
Menjelaskan pengertian salat

1. Salat menurut bahasa artinya …
a. Bersuci                         c. Taharah
b. Doa                              d. Ucapan
2.
Menyebutkan dasar perintah salat (dalil naqli) Q.S An-Nur, 24 : 56

2. dasar perintah wajibnya salat tercantum dalam al-Quran surah …
a. An-Nur : 66               c. An-Nur : 56
b. An-Naml : 56            d. An-Naml : 66      
3.
Menyebutkan syarat wajib salat

3. Berikut ini merupakan syarat wajib salat, kecuali  
a. Islam                    c. Berakal
b. Baligh                  d. Niat
4.
Menyebutkan syarat sah salat

4. Salah satu syarat sah salat adalah menutup aurat. Batasan aurat laki-laki yaitu …
a. Antara pusar dan lutut     c. Antara pusar dan kaki
b. Seluruh badan            d. Antara tangan dan pusar
5.
Menyebutkan rukun salat

5. Membaca surah al-Fatihah termasuk …
a. Syarat sah salat               c. Sunah salat
b. Syarat wajib salat           d. Rukun salat
6.
Menyebutkan sunah-sunah dalam salat

6. Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ikharam termasuk …
a. Sunah salat                   c. Syarat wajib salat
b. Rukun salat                  d. Syarat sah salat
7.
Menyebutkan hal-hal yang membatalkan salat

7. Makan dan minum ketika salat hukumnya …
a. Boleh-boleh saja         c. Tidak batal salatnya
b. Membatalkan salat      d. tidak apa-apa
8.
Menyebutkan cara melaksanakan salat

8. “Subhaana rabi’al adziimi wabihamdihi
Lafal di atas dibaca pada waktu …
a. I’tidal                     c. Ruku
b. Takbir                    d. Sujud

9. Ketika takbiratul ihram kita membaca …
a. Allaahu akbar
b. Sami’allaahu liman hamidah
c. Subhaana rabi’al adziimi wabihamdihi
d. Subhaaana rabi’al a’laa wabihamdihi
10.
Menyebutkan hikmah salat wajib

10. Di bawah ini termasuk hikmah salat wajib, kecuali …
a. Dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar
b. Membuang-buang waktu
c. Dapat menjadi obat bagi gangguan jiwa
d. Melatih pembinaan disiplin pribadi

Kunci Jawaban
1. B   2. C   3. D    4. A     5. D     6. A     7. B     8. C      9. A     10. B
                                                                                                                  
Skor Jawaban
No. 1 s/d No. 10 skornya 10
Kriteria Penilaian
Nilai = Jumlah Benar       X  100
           Jumlah Item Soal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar