Minggu, 22 Mei 2011

RPP PAI KELAS VII SEMESTER 1 SK 5 ketentuan thaharah pert ke 8 (RPP biasa)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                       : SMPN ..... BANDUNG
Mata pelajaran             : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester            : VII/ I
Alokasi waktu             : 2 x 40 menit  (1 kali pertemuan )
Standar Kompetensi   : 5.     Memahami Ketentuan-Ketentuan Taharah (Bersuci)
Kompetensi Dasar     : 5.2. Menjelaskan Perbedaan Hadas dan Najis
Indikator                      :       
5.2.1. Menjelaskan pengertian Hadas
5.2.2. Menjelaskan Hadas Besar dan Hadas kecil serta cara mensucikannya
5.2.3. Menyebutkan ayat tentang Hadas (Q.S al-Maidah : 6)
5.2.4. Menjelaskan pengertian Najis
5.2.5. Menjelaskan Najis Mukhafafah, Mutawassitah dan Mughaladzah serta cara mensucikannya
5.2.6. Menyebutkan hadis tentang najis (H.R Muslim)
5.2.7. Menerangkan perbedaan hadas dan najis
5.2.8. Menyebutkan benda-benda yang tergolong najis
5.2.9. Menyebutkan benda yang dapat digunakan untuk bersuci
5.2.10. Menyebutkan fungsi Taharah dalam kehidupan
                       
I. Tujuan pembelajaran
  1. Siswa dapat menerangkan pengertian hadas dan najis
  2. Siswa dapat menjelaskan macam-macam hadas dan najis beserta cara mensucikannya
  3. Siswa dapat menyebutkan dalil tentang Hadas dan Najis
  4. Siswa dapat menyebutkan benda-benda yang tergolong najis
  5. Siswa dapat menyebutkan benda yang dapat digunakan untuk bersuci
  6. Siswa dapat menyebutkan fungsi Taharah dalam kehidupan

II. Materi Pembelajaran
1. Perbedaan Hadas dan Najis
Perbedaan
Keterangan
Hadas
Najis
Pengertian
Segala sesuatu yang dapat membatalkan wudu dan salat.
Segala sesuatu yang dapat membatalkan salat tetapi tidak membatalkan wudu.
Macamnya
Ada dua, yaitu hadas besar dan hadas kecil
Ada tiga, yaitu mukhafafah, mutawassitah dan mughallazah
Cara membersihkannya
Dengan wudu, tayamum atau mandi wajib
Dibasuh sampai hilang najisnya
Jenisnya
Hadas kecil : keluar angin, buang air besar/kecil, menyentuh bukan muhrimnya.
Mukhafafah : air kencing anak laki-laki yang berumur tidak lebih dari dua tahun dan belum makan apa-apa, kecuali air susu ibunya.
Hadas besar : haid, wiladah, nifas, keluar sperma, mimpi basah, bersenggama
Mutawassitah : kencing, tinja, nanah, darah, dan kotoran hewan.
Mughallazah : jilatan anjing atau babi terrmasuk kena kotorannya.

2. Macam-macam Najis dan Cara Mensucikannya
a.      Najis Mukhafafah adalah najis ringan.
Cara mensucikannya cukup dengan memercikan air atau mengusapkannya atas benda yang terkena air kencing tersebut.
b.      Najis Mutawassitah adalah najis pertengahan (antara berat dan ringan).
Najis Mutawassitah ada dua maca, yaitu :
·  Najis hukmiyah : najis yang diyakini adanya, tetapi zat, bau, warna dan rasanya tidak nyata. Misalnya air kencing yang telah lama kering. Cara membersihkannya cukup dengan mengalirkan air di atas benda yang terkena najis tersebut.
·  Najis ‘ainiyah : najis yang nyata zat, bau, warna dan rasanya. Atau salah satu dari sifat itu nyata adanya. Cara menyucikannya adalah dengan cara menghilangkan sifat najis tersebut.
c.       Najis Mughalladzah adalah najis yang berat. Contoh : terkena jilatan anjing atau babi. Cara menyucikannya dengsn sir sampai tujuh kali sampai hilang zat, bau, warna dan rasanya. Salah satu basuhan dicampur dengan debu/tanah yang suci.

3. Dalil tentang Hadas dan Najis
            Ayat al-Quran tentang Hadas (Q.S al-Maidah : 6) :
4 bÎ)ur öNçGZä. $Y6ãZã_ (#r㍣g©Û$$sù 4 ö
 “…..Dan jika kamu junub, Maka mandilah,…..”

Hadis yang menerangkan tentang Najis :
ظَهُوْرُ اِنَاءٍ اَحَدِ كُمْ اِذَاوَلَغَ فِيْهِ الكَلْبُ اَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ اُوْلاَهُنَّ بِالتُّرَبِ (رواه مسلم)
“Cara menyucikan bejana salah seorang diantaramu bila dijilat anjing, yaitu membasuh (dengan air) sampai tujuh kali. Salah satu basuhan itu dicampur dengan debu.” (H.R Muslim)

4. Benda-benda yang Tergolong Najis
§ Bangkai
§ Darah
§ Air kencing
§ Madzi, yaitu cairan seperti air mani yang keluarnya dari kemaluan tanpa terasa.
§ Nanah
§ Cairan yang keluar dari dubur dan qubul, kecuali sperma.
§ Arak (khamr) dan semua minuman yang memabukkan
§ Anjing dan babi
§ Bagian badan binatang yang diambil dari tubuhnya saat masih hidup.

5. Benda yang dapat digunakan untuk Bersuci
a.       Air, digunakan untuk mandi, wudu, dan membersihkan benda yang terkena najis.
b.      Debu, digunakan untuk tayamum sebagai pengganti eudu atau mandi.
c.       Batu atau benda keras yang lain, digunakan untuk istinja setelah buang air bersih atau besar.
d.      Kertas tissue atau daun, digunakan untuk istinja setelah buang air besar atau kecil.

6.Macam-macam Hadas dan Cara Mensucikannya
Hadas kecil : seseorang dianggap mempunyai hadas kecil disebabkan oleh buang air besar, buang air kecil, dan kentut. Cara menyucikannya dengan berwudu atau tayamum.
Hadas besar : seseorang dianggap mempunyai hadas besar disebabkan oleh haid, nifas, junub, dan mengeluarkan air mani. Cara menyucikannya dengan membasahi seluruh tubuh dan kulit mulai dari ujung rambut kepala sampai ujung kaki (mandi wajib).

7. Fungsi Taharah dalam Kehidupan
Dalam beberapa ayat al-Quran disebutkan bahwa taharah memiliki dua fungsi pokok, yaitu :
Ø  Fungsi Kebersihan Hati
Maksudnya kita harus selalu menjaga kebersihan hati, agar terbiasa bertutur kata, bersikap dan bertindak yang baik. Hati yang bersih sangat menentukan kebaikan diri kita kepadea Allah SWT atau kepada orang lain.
Ø  Fungsi Kebersihan Fisik atau Lingkungan
Kebersihan badan dan lingkungan dapat memberikan suasana yang indah dan baik, kesehatan dan vitalitas tubuh terjaga. Dengan menjaga badan dan lingkungan kita terhindar dariberbagai penyakit.

III. Metode pembelajaran
1.      Resitasi
2.      Tanya Jawab
3.      Ceramah
IV. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
  1. Kegiatan Pendahuluan
a.       Pemberian motivasi, dengan mempelajari Perbedaab Hadas dan Najis ini maka akan menambah pengetahuan kita tentang hal-hal apa saja yang termasuk hadas ataupun najis, selain itu juga kita tahu bagaimana cara menyucikan hadas atau najis tersebut.
b.      Apersepsi, guru mengulas sedikit tentang materi Taharah dan mandi besar.
c.       Pretes, guru menugaskan salah seorang siswa menyebutkan pengertian hadas dan najis.
  1. Kegiatan inti
a.       Siswa ditugaskan  menyimak materi tentang perbedaan hadas dan najis pada halaman 67-72.
b.      Siswa ditugaskan membaca ayat yang berkaitan najis hadas dan hadis yang berkaitan dengan najis.
c.       Guru bertanya pada siswa tentang macam-macam hadas dan najis serta cara menyucikannya.
d.      Guru bertanya pada siswa tentang benda-benda yang tergolong najis dan benda yang dapat dipakai untuk bersuci.
e.       Guru merevisi jawaban siswa yang kurang tepat tentang macam-macam hadas dan najis, benda-benda yang tergolong najis, dan benda yang dipakai untuk bersuci.
  1. Kegiatan penutup
a.       Guru menyimpulkan materi tentang Perbedaan Hadas dan Najis.
b.      Penilaian
c.       Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat maklah tentang Bab Ketentuan Taharah : Ketentuan Mandi besar beserta dalil naqlinya, dan perbedaan antara hadas dan najis.



V. Alat / sumber belajar
  1. Al-Quran dan Terjemah
  2. Buku paket PAI kelas VII Tim Abdi Guru, Erlangga, hal 53-60.

VI. Penilaian
  1. Jenis                            : Tes tulisan
  2. Bentuk                        : Pilihan ganda
  3. Teknik Pelaksanaan     : Post test
  4. Item tes atau alat penilaian (Naskah soal dan indikator)

No
Indikator
Item Soal
1.
Menjelaskan pengertian Hadas

1. Segala sesuatu yang dapat membatalkan wudhu dan shalat disebut …
    a. Najis    b. Hadas     c. Mandi     d. Tayamum  
2.
Menjelaskan Hadas Besar dan Hadas kecil serta cara mensucikannya.

2. Yang tidak termasuk hadas besar adalah …
a. Junub                       c. Nifas
b. Buang air kecil        d. Mengeluarkan sperma      
3.
Menyebutkan ayat tentang Hadas (Q.S al-Maidah : 6)

3. Ayat al-Quran yang menerangkan tentang hadas terdapat dalam surah …
a. al-Maidah : 16             c. al-Maidah : 6
b. al-maidah : 66             d. al-Maidah : 60
4.
Menjelaskan pengertian Najis

4. Pengertian Najis adalah segala sesuatu yang dapat membatalkan …
a. Shalat saja                   c. Wudhu dan Shalat
b. Wudhu saja                 d. Mandi
5.
Menjelaskan Najis Mukhafafah, Mutawassitah dan Mughaladzah serta cara mensucikannya

5. Cara menyucikan najis Mughalladzah ialah …
a. dibasuh dengan  air yang suci
b. Dicuci sampai bersih
c. Dicuci hingga bekasnya hilang
d. Dibasuh tujuh kali slah satunya dengan tanah
6.
Menyebutkan hadis tentang najis (H.R Muslim)
6. “Cara menyucikan bejana salah seorang diantaramu bila dijilat anjing, yaitu membasuh (dengan air) sampai tujuh kali. Salah satu basuhan itu dicampur dengan debu.” (H.R Muslim).
Hadis di atas menerangkan tentang cara menyucikan …
a. Hadas                    c. Najis
b. Mandi                   d. Wudhu
7.
Menerangkan perbedaan hadas dan najis

7. Hadas dapat disucikan dengan wudhu, tayamum dan mandi wajib. Sedangkan najis dapat disucikan dengan …
a. Dijemur sampai kering                 c. Wudhu
b. Dibasuh sampai hilang najisnya   d. Tayamum
8.
Menyebutkan benda-benda yang tergolong najis

8. Di bawah ini merupakan benda-benda uang tergolong najis, kecuali …
a. Bangkai                      c. Darah
b. Nanah                        d. Debu
9.



10.
Menyebutkan benda yang dapat digunakan untuk bersuci


Menyebutkan fungsi Taharah dalam kehidupan

9. Benda yang dapat digunakan untuk bersuci,  kecuali …
a. Arak                           c. Debu
b. Air                             d. Kertas
10. Di bawah ini termasuk fungsi dari Taharah, kecuali …
a. Menjaga kebersihan hati
b. Memberikan suasana yang indah dan baik
c. Menjaga kita dari berbagai penyakit
d. Memberikan rasa tidak nyaman

Kunci Jawaban
1. B   2. B   3. C    4. A     5. D     6. C     7. B     8. D      9. A     10. D
                                                                                                                  
Skor Jawaban
No. 1 s/d No. 10 skornya 10
Kriteria Penilaian
Nilai = Jumlah Benar       X  100
           Jumlah Item Soal



Jumlah Benar
Nilai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar